Depan > Index Berita > 17 Kampung KB Dicanangkan Pada Revitalisasi Program KB-TNI
17 Kampung KB Dicanangkan Pada Revitalisasi Program KB-TNI
Rabu, 11 Oktober 2017

BIREUEN - Sekretaris Daerah (Sekda), Ir Zulkifli SP mencanangkan 17 Kampung KB di 17 kecamatan di Kabupaten Bireuen. Peresmian simbolisasi itu dilakukan pada kegiatan Revitalisasi Program KB-TNI Melalui Bakti Sosial TNI Manunggal KB-Kes Tingkat Kabupaten Bireuen 2017 yang digelar di Lapangan Gampong Blang Hasan, Kecamatan Peusangan, Selasa (10/10/2017).

Turut hadir dari Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh, Kabid KB dan KR, Muhammad Razali, anggota DPRK Bireuen, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMGPKB) Bireuen, Bob Mizwar, S.TP, M.Si, Kasdim 0111/Bireuen, Mayor Kav Nanang Sujatmiko, Forkapimda, para camat, keuchik, dan tokoh pemuda.

Sekda mengatakan, Kampung KB merupakan program dari Presiden Jokowi, untuk itu dia mengajak kepada semua lintas sektor di jajarannya mensukseskan program tersebut. Program ini menurutnya bersentuhan langsung dengan masyarakat yang bertujuan meningkatkan kualitas dan sejahteraan dengan sasaran keluarga kecil sejahtera.

"Capaian program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di Bireuen relatif lebih baik dibandingkan tingkat nasional. Total angka kelahiran (TFR) di kabupaten ini yaitu 2,28 persen, menurut Susenas 2013," sebut Zulkifli.

Lanjutnya, hal tersebut dicapai karena sinergisitas pembangunan dan kekompakan pelaksanaan program KKBPK di daerah ini. Serta pelaksanaannya dipadukan dengan program pembangunan lainnya seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, pertanian, dan infrastruktur.

"Dengan dibentuknya program ini diharapkan program KKBPK dan program pembangunan lainnya berjalan sebaik-baiknya. Jika ini berhasil akan menjadi contoh bagi kampung-kampung lainnya di Aceh," ujar Sekda.

Sementara itu, M. Razali menjelaskan, program Kampung KB merupakan miniatur program pembangunan masyarakat di pedesaan yang terintegritas lintas sektor. Menurutnya, istilah Kampung KB hanya lebel saja. Tetapi inti dari program ini ungkapnya, bagaimana mengajak seluruh lintas sektor terkait, bersama-sama membangun desa.

"Ini sebagaimana amanah dari Undang-Undang No. 52 Tahun 2009 yaitu bagaimana menciptakan keluarga yang berkualitas dan sejahtera melalui program KKBPK yang terintegritas dengan program pembangunan lainnya," sebutnya.

Menyinggung kerjasama BKKBN dengan TNI yang sudah berjalan sekitar puluhan tahun. Razali mengatakan, catatan membuktikan gerakan kerja sama ini membawa dampak positif dan memberi dampak yang cukup tinggi untuk peningkatan kesertaan masyarakat ber-KB.

Kasdim 0111/Bireuen, Mayor Kav Nanang Sujatmiko dalam pidato singkatnya menyingung soal bonus demografi yang harus diraih dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya jika hal ini tidak dibangun sejak dini jumlah penduduk yang kian terus bertambah tampa diimbangi dengan kualitas SDM nya akan menjadi sumber bencana.

Pada kegiatan Revitalisasi Program KB-TNI Melalui Bakti Sosial TNI Manunggal KB-Kes Tingkat Kabupaten Bireuen 2017 dan pencanangan Kampung KB se-Kabupaten Bireuen juga digelar pelayanan KB dan kesehatan gratis kepada masyarakat, kitanan massal, dan donor darah. (Saniah LS/Relawan)​